Sejarah SMAN 5 Denpasar

SMA Negeri 5 Denpasar sekarang pada awalnya adalah SMPP Negeri 32 Denpasar , yakni suatu sekolah model yang disiapkan untuk memebrikan ketrampilan praktis yang dibutuhkan masyarakat , oleh karenanya fasilitas yang disediakan cukup memadai mulai dari lahan seluas 5 hektar. Bantuan langsung dari Pemerintah Jepangpun diterima dan masih dapat digunakan sampai sekarang seperti berbagai jenis batuan serta beberapa mikroskop. Ketrampilan yang pernah diberikan kepada siswa saat itu antara lain ketrampilan pertukangan , permesinan , pertanian sampai ilmu maritim. Konsep ruang belajarpun ditata sedemikian mengikuti pola cottage dimana satu blok hanya terdiri dari dua local. Jadi pada dasarnya saat itu SMPP menikmati fasilitas yang memadai.

Perkembangan jaman , ilmu pengetahuan , keperluan masyarakat sampai kemampuan Pemerintah untuk memfasilitasi segala keperluan sekolah seperti itu sangat menjadi tidak memadai disamping perkembangan kurikulum. Akhirnya konsep SMPP yang berbasis ketrampilan lambat laun makin menyusut dan akhirnya berubah menjadi SMA Negeri 5 Denpasar.

Ruang belajar yang semula dirancang untuk 35 orang karena perubahan status dan tuntutan masyarakat maka adanya renovasi kelas belakangan mengubah besar ruangan menjadi standar sekolah umum dan kini akhirnya SMPP telah benar-benar berubah menjadi sekolah umum. Berbagai peralatan mesin yang kiranya dimanfaatkan untuk sekolah ketrampilan telah disumbangkan ke sekolah ketrampilan